Tanamkan Semangat Kolaborasi dan Keberlanjutan, Astragraphia Komit Bina Sentra Susu Swadaya Pondok Ranggon

Jakarta, 21 Desember 2021PT Astra Graphia Tbk (Astragraphia) mewujudkan semangat kolaborasi dan keberlanjutan dalam mengimplementasikan kegiatan kontribusi sosial perusahaan melalui empat pilar, yaitu pilar kesehatan, pilar pendidikan, pilar lingkungan, serta pilar kewirausahaan. Pilar kewirausahaan menjadi pilar kontribusi sosial perusahaan terbaru yang lahir di tahun 2020, memasuki tahun kedua pengimplementasiannya, Astragraphia meningkatkan manfaat dan memberikan nilai tambah kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Secara konsisten, Astragraphia menyelenggarakan pelatihan bernama Kelas Astragraphia untuk Industri Kreatif (Kelas ASIK), serta pemenuhan kebutuhan pelaku UMK terhadap aktivitas promosi, pemasaran, juga pencetakan kemasan/label kreatif.


Melinda Pudjo – Chief of Corporate Secretary, Legal, and Corporate Communications PT Astra Graphia Tbk mengatakan, “Tahun ini Astragraphia bersinergi bersama Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta untuk membina UMK Sentra Susu Swadaya di Pondok Ranggon. Selain memberikan pelatihan, konsultasi, dan pencetakan label kemasan, Astragraphia juga berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan sarana prasarana dan pemasaran mereka, baik online maupun offline. Kami menyadari bahwa kami perlu menggandeng berbagai pihak untuk bergerak bersama demi menebarkan manfaat yang menyeluruh kepada UMK. Kami harap komitmen ini dapat kami implementasikan secara berkelanjutan hingga Sentra Susu Swadaya Pondok Ranggon menjadi UMK yang lebih mandiri dan siap untuk bersaing di pasar.”


Selama tahun 2021, Astragraphia menyelenggarakan Kelas ASIK berkolaborasi dengan berbagai instansi pemerintahan maupun swasta, seperti Kementerian Pertanian, Otoritas Jasa Keuangan Jawa Tengah, Business & Export Development Organization, dan Inaproduct. Tahun ini, Astragraphia telah menjangkau 446 UMK yang bergerak di bidang industri kreatif seperti fesyen, kuliner, dan kriya. Beberapa dari peserta Kelas ASIK yang fokus dalam subsektor kuliner, menjual produk pengolahan hasil peternakan, seperti susu pasteurisasi.


drh. Boethdy Angkasa, M.Si - Koordinator Substansi Pengolahan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengatakan, “UMK pengolahan hasil peternakan dalam negeri, dalam hal ini susu pasteurisasi, memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pemenang di pasar lokal, karena kami tahu produk mereka berkualitas dan mampu bersaing. Kami terus memantau dan mendukung mereka melalui berbagai program pendampingan yang telah kami tetapkan, khususnya dalam pemenuhan standar keamanan dan mutu pangan, agar produk yang dihasilkan dapat diedarkan lebih luas sehingga usaha mereka semakin maju. Namun hingga saat ini kami juga melihat bahwa tampilan kemasan produk menjadi tantangan tersendiri yang perlu mereka kembangkan. Kami sadar bahwa tampilan kemasan akan menjadi kesan pertama bagi calon pembeli, dan kami yakin kemasan yang menarik akan berdampak terhadap peningkatan penjualan produk UMK. Oleh karena itu, kami mengapresiasi langkah Astragraphia yang telah memberikan edukasi mengenai teknologi digital printing kepada UMK potensial yang kami rekomendasikan, yaitu Sentra Susu Swadaya Pondok Ranggon. Kami yakin Kelas ASIK dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mereka untuk melakukan inovasi kemasan, dengan tetap memperhatikan kaidah keamanan pangan dan regulasi terkait label pangan, sehingga dapat menjadi tambahan modal mereka untuk menjadi UMK yang naik kelas.”


Astragraphia menyelenggarakan Kelas ASIK untuk UMK Sentra Susu Swadaya Pondok Ranggon pada bulan April 2021. Selama penyelenggaraan Kelas ASIK, peserta mendapatkan materi teknologi digital printing, aplikasi kreatif untuk kemasan/label, dan juga jenis-jenis kertas yang dapat digunakan UMK sebagai kemasan, label, maupun materi promosi lainnya. Selain itu, peserta juga dihubungkan dengan print shop rekanan Astragraphia yang terdekat dengan lokasi mereka untuk melakukan uji
coba pencetakan label atau kemasan yang diinginkan.


drh. Rismiati, M.S.E - Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta mengatakan, “Unit Pengolahan Hasil Peternakan (UPH) Peternakan Sentra Susu Swadaya Pondok Ranggon merupakan UMK yang kami dampingi secara langsung dan kami dukung penuh untuk berkembang. UPH ini diresmikan pada tanggal 4 Desember 2019 yang bertujuan menampung dan mengolah susu sapi higienis di kawasan Sapi Perah Pondok Ranggon. Saat ini, sudah ada empat pengolah susu sapi yang sudah memiliki izin edar dari BPPOM. Kami melihat Astragraphia memiliki visi dan komitmen yang sama untuk mewujudkan UMK yang berdaya saing dan naik kelas. Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Astragraphia karena sudah menaruh perhatian yang lebih untuk membina Sentra Susu Swadaya Pondok Ranggon. Tidak hanya dalam menghasilkan kemasan yang lebih menarik, namun juga memberikan fasilitas sarana prasarana dan pemasaran yang tentunya akan berguna untuk mempromosikan produk mereka lebih luas lagi. Kami percaya bahwa Astragraphia, sebagai perusahaan yang kompeten dalam hal teknologi digital printing, mampu mendampingi mereka untuk berinovasi menciptakan kemasan yang lebih menarik. Tentunya kami berharap kolaborasi ini akan berjalan secara berkelanjutan hingga Sentra Susu UPH Swadaya Pondok Ranggon ini bisa mandiri dan menjangkau pasar yang jauh lebih besar lagi serta kedepannya, bisa menjadi kawasan AgroEduWisata Sapi Perah di DKI Jakarta.”


Tidak hanya memperluas komitmen dan kontribusi dalam pilar kewirausahaan, sepanjang tahun 2021, Astragraphia melalui pada pilar pendidikan, juga telah melahirkan SMK binaan dengan memberikan pelatihan kompetensi, beasiswa, dan penyelarasan kurikulum. Pada pilar kesehatan, Astragraphia juga telah mewujudkan posyandu digital serta pemenuhan kebutuhan sarana prasarana posyandu. Selain itu, Astragraphia melalui pilar lingkungan, juga turut mengkampanyekan semangat kurangi plastik di internal dan eksternal, serta melakukan pengolahan limbah secara berkelanjutan.

 

 

***

Tentang PT Astra Graphia Tbk:

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) (“Astragraphia”) adalah perusahaan publik yang didirikan pada tahun 1975 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1989. Sebagai pilar bisnis Astra di bidang teknologi informasi, Astragraphia fokus pada ruang lingkup bisnis Printing and Digital Services. Astragraphia memiliki Portofolio bisnis Solusi Dokumen dengan mitra eksklusif FUJIFILM Business Innovation, menghadirkan solusi end-to-end mulai dari kebutuhan cetak personal, perkantoran, Graphic Art hingga managed print services. Astragraphia memiliki entitas anak yaitu PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) yang melayani kebutuhan Solusi Teknologi Informasi, khususnya Digital Services melalui kolaborasi dengan mitra strategis kelas dunia maupun solusi sendiri yang mencakup hardware, software, services dan PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) yang hadir sebagai One Click Office Solution dengan menyediakan Solusi Perkantoran melalui AXIQoe.com yaitu layanan ecommerce B2B dan B2G terdepan di Indonesia, PrintQoe.com yakni layanan online printing B2B dan B2G pertama di Indonesia, serta CourierQoe yang merupakan layanan logistik dan distribusi bagi B2B dan B2G. Informasi lebih lanjut, kunjungi www.Astragraphia.co.id.

***

Tentang Usaha Peternakan Sapi Perah DKI Jakarta:

Usaha peternakan sapi perah DKI Jakarta merupakan usaha turun temurun sejak jaman kolonial Belanda yaitu sekitar tahun 1930. Namun mulai tahun 1990, Pemerintah DKI Jakarta merelokasi peternak ke Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada era Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto. Relokasi dilakukan secara bertahap. Tahun 1991 tercatat ada 23 peternak dengan 900 ekor sapi di kuningan yang pindah ke Pondok Ranggon. Hal ini dilakukan sesuai dengan SK Gubernur DKI Jakarta No: 300 Tahun 1986 Tentang Penetapan Penguasaan Perencanaan Peruntukan Bidang Tanah Untuk Peternakan Sapi Perah Yang Terletak Di Daerah Pondok Ranggon, Kelurahan Pondok Ranggon Kecamatan Pasar Rebo Seluas Kurang Lebih 30 Ha Wilayah Jakarta Timur. UPH Kelompok Swadaya yang berada di kawasan Sapi Perah Pondok Ranggon ini di resmikan pada tanggal 4 Desember 2019, melalui anggaran APBN, UPH Kelompok Swadaya diresmikan dan bertujuan untuk menampung dan mengolah susu sapi yang higienis di kawasan Sapi Perah Pondok Ranggon.