, 22 September 2015

PEMBERITAHUAN KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM

PT ASTRA GRAPHIA Tbk

(“Perseroan”) 

PEMBAGIAN DIVIDEN  INTERIM

 

Dengan ini diberitahukan kepada para pemegang saham Perseroan bahwa setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris, Direksi Perseroan pada tanggal 18 September 2015 telah memutuskan  untuk membagi dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015, sebesar Rp.25,- (dua puluh lima Rupiah) setiap saham (“Dividen Interim”) kepada para pemegang saham Perseroan, dengan jadwal pembagian dan tata cara pembayaran sebagai berikut:

 

JADWAL DAN TATA CARA PEMBAYARAN DIVIDEN INTERIM

Jadwal:

-  Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi      :  28 September 2015

-  Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi          :  29 September 2015

-  Cum dividen di Pasar Tunai                                   :  01 Oktober 2015

-  Ex dividen di Pasar Tunai                                      :  02 Oktober 2015

-  Recording Date (yang berhak atas Dividen Interim)   :  01 Oktober 2015

-  Pelaksanaan Pembayaran Dividen Interim            :  16 Oktober 201

 

 

Tata Cara Pembayaran:

 

1.    Pemberitahuan ini merupakan pemberitahuan resmi dari Perseroan, dan Perseroan tidak mengeluarkan surat pemberitahuan secara khusus kepada pemegang saham Perseroan. 

2.    Dividen Interim akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) Perseroan pada tanggal 01 Oktober 2015 pukul 16:00 WIB (selanjutnya disebut “Pemegang Saham Yang Berhak”).

3.    Pembayaran Dividen Interim:

a.   Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tercatat di penitipan kolektif pada Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), pembayaran akan dilakukan melalui KSEI dan Pemegang Saham Yang Berhak akan menerima pembayaran dari Pemegang Rekening KSEI yang bersangkutan.

b.  Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya masih menggunakan warkat (fisik), pembayaran akan dilakukan melalui pemindahbukuan (transfer bank) ke rekening Pemegang Saham Yang Berhak yang telah memberitahukan nama bank serta nomor rekeningnya secara tertulis kepada Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Blue Chip Mulia, Gedung Tempo Pavilion 1 (d/h dikenal dengan nama Gedung Bina Mulia II) Lantai 8, Jl. HR Rasuna Said Kav. 10-11, Jakarta 12950, Telp. (021) 5201928 Fax. (021) 5201924, email: bmcpjkt@pacific.net.id  (“BCM”), atau dengan Cek yang dapat diperoleh di BCM mulai tanggal 16 Oktober 2015 dengan disertai fotokopi KTP atau paspor atau dokumen korporasi sesuai alamat dalam Daftar Pemegang Saham melalui surat bermeterai Rp.6.000,-.

4.    Dividen Interim yang akan dibagikan dikenakan pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu para Pemegang  Saham Yang Berhak diminta untuk menyerahkan dokumen yang disyaratkan, yaitu:

a.    Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang merupakan Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang belum mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), diminta menyampaikan copy NPWP kepada KSEI atau BCM paling lambat tanggal 01 Oktober 2015 pukul 16:00 WIB. Tanpa pencantuman NPWP, Dividen Interim yang dibayarkan kepada Wajib Pajak Badan Dalam Negeri tersebut, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 30%.

b.   Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan Kolektif KSEI, yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B), wajib memenuhi persyaratan Pasal 26 Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 serta menyampaikan Surat Keterangan Domisili (”SKD”) kepada KSEI paling lambat tanggal 01 Oktober 2015 pukul 16:00 WIB, dengan menggunakan format dan tata cara sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak No. Per-61/PJ/2009 dan perubahannya No. Per-24/PJ/2010 tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda. Tanpa adanya SKD dengan format dimaksud, Dividen Interim yang dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20%; dan

c.    Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI atau memegang saham dalam bentuk warkat, yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan P3B, wajib memenuhi persyaratan Pasal 26 Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan serta menyampaikan SKD kepada BCM paling lambat tanggal 01 Oktober 2015 pukul 16:00 WIB dengan menggunakan format dan tata cara sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak No. Per-61/PJ/2009 dan perubahannya No. Per-24/PJ/2010 tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda. Tanpa adanya SKD dengan format dimaksud, Dividen Interim yang dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20%.

 

                                                                                                                                                                       Jakarta, 22 September 2015

 

      Direksi Perseroan