, 27 February 2015

Tahun lalu, laba bersih PT Astra Graphia Tbk (ASGR) tumbuh 24,5% menjadi Rp 260,22 miliar dibandingkan 2013 sebesar Rp 209 miliar. Pendapatan bersih perusahaan teknologi informasi (TI) tersebut naik tipis 0,93% menjadi Rp 2,28 triliun sepanjang 2014, dibandingkan 2013 yang senilai Rp 2,26 triliun.

Adapun, beban pokok pendapatan tidak mengalami perubahan signifikan dan masih berada pada kisaran Rp 1,6 triliun. Berdasarkan kinerja keuangan yang dirilis perseroan, Rabu (25/2), peningkatan juga terlihat pada laba per saham dasar perseroan sebesar 24,5% sebesar Rp 193 per 31 Desember 2014, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 155. Sementara itu, laba kotor Astra Graphia sepanjang tahun lalu mencapai Rp 681,8 miliar atau tumbuh 4% dari sebelumnya sebesar Rp 656 miliar.

Adapun laba sebelum pajak naik sekitar 22,3% menjadi Rp 340,6 miliar dibandingkan 2013 sebesar Rp 278,38 miliar. Liabilitas perseroan per 31 Desember 2014 mencapai Rp 731 miliar atau tumbuh tipis 2,3% dari sebelumnya Rp 714 miliar. Sedangkan, total aset Astra Graphia pada 2014 mencapai Rp 1,63 triliun, naik 12,5% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,45 triliun. Ekuitas yang dimiliki perseroan pun tumbuh 22,5% menjadi Rp 902 miliar dari sebelumnya Rp 736,4 miliar.

Sebelumnya, dari perolehan laba bersih 2013, perseroan membagikan dividen sebesar Rp 83,6 miliar atau 40% dari laba bersih yang mencapai Rp 209 miliar. Pembagian dividen tersebut dilangsungkan pada akhir kuartal III-2014. Langkah tersebut diambil setelah memperoleh persetujuan para pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan pada April 2013 Jumlah dividen tersebut setara dengan Rp 62 per saham dibagikan sebagai dividen tunai termasuk interim sebesar Rp 18, yang telah dibayarkan terlebih dahulu pada Oktober 2013. Selanjutnya, sisa dividen sebesar Rp 44 per saham tersebut dibayarkan pada Juni 2014. (c03)

Sumber Berita  :  Investor Daily - Hal 15  (Kamis, 26 Februari 2015)