Jakarta, 26 September 2012

PEMBERITAHUAN KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM

PT ASTRA GRAPHIA Tbk (“Perseroan”)

 

TENTANG PEMBAGIAN DIVIDEN INTERIM

 

Dengan ini diberitahukan kepada para pemegang saham bahwa setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris, Rapat Direksi Perseroan tanggal 24 September 2012  telah memutuskan  untuk membagi dan membayar dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012, sebesar Rp. 15,- (Lima belas Rupiah) setiap lembar saham (“Dividen Interim”) kepada para pemegang saham Perseroan, dengan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran Dividen Interim sebagai berikut:

 

Jadwal Pembagian Dividen Interim:

-  Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi      :  15 Oktober   2012

-  Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi          :  16 Oktober   2012

-  Cum dividen di Pasar Tunai                                    :  18 Oktober   2012

-  Ex dividen di Pasar Tunai                                       :  19 Oktober   2012

-  Recording Date (yang berhak atas dividen interim)   :  18 Oktober   2012

-  Pelaksanaan Pembayaran                                       :   2 November 2012 

 

 

Tata Cara Pembagian Dividen Interim:

 

1.    Pemberitahuan ini merupakan pemberitahuan resmi dari Perseroan, dan Perseroan tidak mengeluarkan surat pemberitahuan secara khusus kepada pemegang saham Perseroan. 

2.    Dividen Interim akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) Perseroan pada tanggal 18 Oktober 2012 pukul 16:00 WIB (selanjutnya disebut “Pemegang Saham Yang Berhak”).

3.    Pembayaran Dividen Interim:

a.    Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya dicatatkan dalam penitipan kolektif pada Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), pembayaran Dividen Interim akan dilakukan melalui KSEI dan Pemegang Saham Yang Berhak akan menerima pembayaran dari Pemegang Rekening KSEI yang bersangkutan.

b.   Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya masih menggunakan warkat (fisik), pembayaran Dividen Interim akan dilakukan melalui pemindahbukuan (transfer bank) ke rekening Pemegang Saham Yang Berhak yang telah memberitahukan nama bank serta nomor rekeningnya secara tertulis kepada Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Blue Chip Mulia, Gedung Bina Mulia I Lantai 4, Jl. HR Rasuna Said Kav. 10, Jakarta 12950, Telp. (021) 5201928 / 5201989 (“BAE”) atau dengan Cek yang dapat diperoleh di BAE mulai tanggal 2 November 2012 dan selambat-lambatnya tanggal 11 Januari 2013, atau kantor Perseroan, Jalan Kramat Raya No. 43 Jakarta 10450 mulai tanggal 14 Januari 2013 dengan disertai fotokopi KTP atau paspor atau dokumen korporasi sesuai alamat dalam Daftar Pemegang Saham melalui surat bermeterai Rp.6.000,-.

4.    Dividen Interim yang akan dibagikan dikenakan pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu para Pemegang Saham Yang Berhak diminta untuk menyerahkan dokumen yang disyaratkan, yaitu:

a.    Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang merupakan Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang belum mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), diminta menyampaikan copy NPWP kepada KSEI atau BAE paling lambat tanggal 18 Oktober 2012 pukul 16:00 WIB.  Tanpa pencantuman NPWP, Dividen Interim yang dibayarkan kepada Wajib Pajak Badan Dalam Negeri tersebut, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 30%.

b.   Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan Kolektif KSEI, yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B), wajib memenuhi persyaratan Pasal 26 Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 serta menyampaikan Surat Keterangan Domisili (”SKD”) kepada KSEI paling lambat tanggal 18 Oktober 2012 pukul 16:00 WIB, dengan menggunakan format dan tata cara sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak No. Per-61/PJ/2009 dan perubahannya No. Per-24/PK/2010 tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda.  Tanpa adanya SKD dengan format dimaksud, Dividen Interim yang dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20%; dan

c.    Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI atau memegang saham dalam bentuk warkat yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan P3B, wajib memenuhi persyaratan Pasal 26 Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan serta menyampaikan SKD kepada BAE paling lambat tanggal 18 Oktober 2012 pukul 16:00 WIB dengan menggunakan format dan tata cara sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak No. Per-61/PJ/2009 dan perubahannya No. Per-2/PJ/2010 tentang Tata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda.  Tanpa adanya SKD dengan format dimaksud, Dividen Interim yang dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20%.

 

                                                                                                                                                 Jakarta, 26 September 2012

 

      Direksi Perseroan