Jakarta, 04 October 2007

Dengan ini diberitahukan kepada pemegang saham Perseroan bahwa hasil Rapat Direksi Perseroan tanggal 25 September 2007 yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris, telah memutuskan dan menyetujui untuk membagi dan membayar dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007, sebesar Rp. 8,- (Delapan Rupiah) setiap lembar saham (“Dividen Interim”) kepada para pemegang saham Perseroan, dengan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran Dividen Interim sebagai berikut:

Jadwal Pelaksanaan Untuk Saham Perseroan Yang Berada Dalam Penitipan Kolektif :

 

  • Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 25 Oktober 2007
  • Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 26 Oktober 2007
  • Cum dividen di Pasar Segera* : 29 Oktober 2007
  • Ex dividen di Pasar Segera : 30 Oktober 2007
  • Cum dividen di Pasar Tunai : 30 Oktober 2007
  • Ex dividen di Pasar Tunai : 31 Oktober 2007
  • Recording Date (yang berhak atas dividen) : 30 Oktober 2007
  • Pelaksanaan Pembayaran : 13 November 2007

 

Catatan : *hanya berlaku di Bursa Efek Surabaya

 

Tata Cara Pembayaran

1. Pemberitahuan ini merupakan pemberitahuan resmi dari Perseroan, dan Perseroan tidak mengeluarkan surat pemberitahuan secara khusus kepada pemegang saham Perseroan.

2. Dividen Interim akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 30 Oktober 2007 pukul 16:00 WIB (selanjutnya disebut “Pemegang Saham Yang Berhak”).

3. Pembayaran Dividen Interim:

a. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya masih menggunakan warkat (fisik), pembayaran Dividen Interim akan dilakukan dengan :

i. cek, yang dapat diperoleh di Biro Administrasi Efek Perseroan yaitu PT Blue Chip Mulia, Gedung Bina Mulia I Lantai 4, Jl. HR Rasuna Said Kav. 10, Jakarta, Telp. (021) 5201928 / 5201989 (“Blue Chip”) mulai tanggal 13 November 2007 dan selambat-lambatnya pada tanggal 11 Januari 2008, atau di kantor Perseroan, Jalan Kramat Raya No. 43, Jakarta 10450 mulai tanggal 14 Januari 2008, dengan:

 

  • Memperlihatkan asli dan menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor Pemegang Saham Yang Berhak atau menyerahkan asli surat kuasa apabila diwakilkan kepada pihak lain disertai fotokopi KTP atau paspor Pemegang Saham Yang Berhak dan kuasanya; atau
  • Menyerahkan fotokopi anggaran dasar berikut perubahan-perubahannya, akta pengangkatan yang terakhir dari Komisaris dan Direksi atau pengurus yang berwenang mewakili badan hukum bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang berbentuk badan hukum atau asli surat kuasa apabila diwakilkan kepada pihak lain serta fotokopi KTP atau paspor Direksi atau pengurus dan kuasanya tersebut

 

ii. pemindahbukuan (transfer bank) ke rekening Pemegang Saham Yang Berhak yang telah memberitahukan nama bank serta nomor rekening atas nama Pemegang Saham Yang Berhak kepada Blue Chip atau Perseroan dengan surat bermeterai Rp.6.000,- paling lambat tanggal 30 Oktober 2007 pukul 16:00 WIB dengan disertai fotokopi KTP atau paspor sesuai alamat dalam Daftar Pemegang Saham.

b. Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya telah tercatat di penitipan kolektif Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), pembayaran akan dilakukan melalui KSEI dan Pemegang Saham Yang Berhak akan menerima pembayaran dari Pemegang Rekening KSEI yang bersangkutan.

4. Dividen Interim yang akan dibagikan tersebut akan dipotong secara langsung Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 sebesar 15% atau Pasal 26 sebesar 20% sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. 

Khusus bagi Pemegang Saham Yang Berhak warga negara asing yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang negaranya mempunyai Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan Negara Republik Indonesia, yang bermaksud meminta pemotongan pajaknya disesuaikan dengan tarif yang tercantum dalam P3B tersebut dimohon agar mengirimkan/menyerahkan asli Surat Keterangan Domisilinya yang diterbitkan oleh pejabat yang berwenang di negaranya atau fotokopi yang telah dilegalisir oleh Kantor Pelayanan Pajak di Indonesia apabila Surat Keterangan Domisili tersebut digunakan untuk beberapa perusahaan di Indonesia kepada KSEI atau Blue Chip paling lambat tanggal 30 Oktober 2007 pukul 16.00 WIB. Jika sampai dengan tanggal tersebut KSEI atau Blue Chip belum menerima Surat Keterangan Domisili maka akan dilakukan pemotongan pajak sebesar 20%.

 

Jakarta, 4 Oktober 2007

Direksi Perseroan