Jakarta, 09 May 2008

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Astra Graphia Tbk, berkedudukan di Jakarta ("Perseroan") yang diselenggarakan pada tanggal 9 Mei 2008 bertempat di Grand Capital Ballroom, Manhattan Hotel, Jl. Prof. Dr. Satrio - Jakarta 12950, telah diputuskan hal-hal sebagai berikut :

Agenda 1:

  1. Menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan untuk tahun buku 2007 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2007, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik DRS. HARYANTO SAHARI & REKAN, dalam laporan mereka tanggal 22 Pebruari 2008 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material; dan
  2. Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et décharge) kepada para anggota Direksi Perseroan atas tindakan pengurusan dan anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan yang mereka lakukan selama tahun buku 2007 sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2007

 

Agenda 2: 

Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007 sebesar Rp. 72.074.000.366,- (Tujuh puluh dua milyar tujuh puluh empat juta tiga ratus enam puluh enam Rupiah) dengan rincian sebagai berikut:

 

  1. Sebesar Rp 1.500.000.000,- (Satu milyar lima ratus juta Rupiah) dibukukan untuk menambah Dana Cadangan;
  2. Sebesar sekitar 75% (tujuh puluh lima persen) dari seluruh Laba Bersih atau sebesar Rp 40,- (Empat puluh Rupiah) untuk setiap 1 (satu) lembar saham sebagai dividen kepada para pemegang saham. Jumlah ini sudah termasuk dividen Interim sebesar Rp. 8,- (Delapan Rupiah) untuk setiap 1 (satu) lembar saham, yang sudah dibagikan kepada para Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 13 November 2007 dan sisanya sebesar Rp 32,- (Tiga puluh dua Rupiah) setiap 1 (satu) lembar saham akan dibagikan kepada para Pemegang Saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 13 Juni 2008 pukul 16:00 WIB dan akan dibayarkan kepada para Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 27 Juni 2008;
  3. Sisanya dicatat sebagai Saldo Laba yang akan digunakan untuk kebutuhan Perseroan, yaitu sebagai tambahan modal kerja dan investasi Perseroan.

 

Agenda 3:

Memberi wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan, untuk menunjuk salah satu kantor Akuntan Publik yang termasuk dalam kategori 4 (empat) besar di Indonesia yang berafiliasi dengan salah satu dari kantor akuntan publik internasional dan yang tercatat di Bapepam & LK, untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2008; serta memberi wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan jumlah honorarium dan persyaratan lain sehubungan dengan penunjukan akuntan publik tersebut.

 

Agenda 4:

1. Mengangkat anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dengan susunan sebagai berikut:

  • Presiden Komisaris : ANGKY UTARYA TISNADISASTRA
  • Komisaris : GUNAWAN GENIUSAHARDJA
  • Komisaris Independen : BUYUNG SYAMSUDIN
  • Presiden Direktur : LUKITO DEWANDAYA
  • Wakil Presiden Direktur : HERTANTO MANGKUSASONO
  • Direktur : DIANA MAKMUR
  • Direktur : YUSUF DARWIN SALIM
  • Direktur : SATYO LUMAKSONO HADISAPUTRO

Seluruhnya untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang kedua sejak diselenggarakannya Rapat ini (RUPST tahun 2010).

2. Menetapkan jumlah honorarium para anggota Dewan Komisaris Perseroan, yaitu maksimum sejumlah Rp 585.000.000,- (Lima ratus delapan puluh lima juta Rupiah) kotor (sebelum dipotong pajak penghasilan) per-tahun yang dibayarkan sebanyak 13 (tiga belas) kali setahun dan mulai berlaku terhitung sejak penutupan Rapat ini, serta memberi wewenang kepada Presiden Komisaris untuk menetapkan pembagian jumlah honorarium tersebut di antara para anggota Dewan Komisaris Perseroan.

3. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan jumlah gaji dan tunjangan lain anggota Direksi Perseroan.

4. Memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan: (a). Untuk menyatakan keputusan Acara Rapat ini dalam akta notaris; (b). Untuk memberitahukan perubahan data Perseroan sehubungan dengan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana diputuskan dalam acara ini kepada Menteri Hukum dan Asasi Manusia dan mendaftarkannya dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan setempat.

 

Agenda 5:

  1. Menyetujui mengubah seluruh Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sesuai konsep Anggaran Dasar yang telah dibagikan dan dijelaskan kepada para pemegang saham; Seluruhnya untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang kedua sejak diselenggarakannya Rapat ini (RUPST tahun 2010).
  2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk melakukan pengubahan/penambahan atas perubahan Anggaran Dasar yang telah diputuskan dalam Rapat untuk disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang (Bapepam & LK);
  3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk membuat akta Pernyataan Keputusan Rapat ini di hadapan Notaris, berkenaan dengan keputusan mengenai Perubahan Anggaran Dasar yang telah diputuskan dalam Rapat ini termasuk untuk menegaskan kembali susunan Pemegang Saham, anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, selanjutnya melakukan permohonan persetujuan dan/atau memberitahukan atas perubahan Anggaran Dasar dan data Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, serta mengadakan perubahan atau penambahan atas Perubahan Anggaran Dasar ini apabila instansi yang berwenang mensyaratkannya.

 

Jakarta, 9 Mei 2008

Direksi Astragraphia